Beberapa manusia pemberani dalam jiwa. Bukan mereka yang menyodorkan laras senapannya dan meletupkannya berkali-kali pada sosok-sosok yang lemah. Bukan pula mereka yang menegaskan kekuatan dirinya lewat pergulatan fisik yang angkuh. Bukan pula yang banyak berbicara dengan makna yang terbatas dan bahkan tanpa sedikitpun makna. Mereka adalah pemberani yang berbicara lewat karya, lewat dedikasi dan lewat kemauan yang keras untuk bisa tetap memegang teguh idealisme dan kemurnian pemikirannya.